• Call us: 085-100-313999
  • [email protected]

Berawal dari Nekat, Alumni YEA 16 Kelahiran 1994 ini Berhasil Jalani Bisnis di Bidang Pertambangan

“Cari atau ciptakan pasarnya dulu, baru kita buat produknya.”

Itulah salah satu pesan yang ia sampaikan di sesi sharing dengan YEA 33. Adalah Bintang Adhitama, asal Wonogiri yang lahir pada tanggal 9 Mei 1994 itu berhasil dibisnisnya saat ini karena modal nekat.

Lulus dari SMAN 3 Surakarta, Bintang langsung melanjutkan pendidikannya di Young Entrepreneur Academy  (YEA) batch 16. Keinginannya untuk menjadi pengusaha dan tidak mau kuliah pada saat itu membuat ia berani merantau di Bandung selama 6 bulan lebih.

YEA 16

Lulus YEA pada tahun 2012, ia tidak menyia-nyiakan momentum untuk segera membuka usaha Rocku Ramen di Surakarta. Namun bisnisnya tidak berjalan lancar, karena ramen masih menjadi hal baru di sana kala itu. Alih-alih berkembang, bintang akhirnya menyuntik mati Rocku Ramen yang sudah berjalan selama 3 tahun.

“Saya memilih untuk menyuntik mati Rocku Ramen, karena saya sadar bahwa saya salah. Saya malah menciptakan produk yang belum ada pasarnya saat itu.” tutur Bintang.

Belajar dari kesalahannya, bintang mulai mencari peluang. Ia sering berkumpul dengan temannya yang mayoritas merupakan developer bangunan. Bintang menawarkan bantuan pada mereka untuk menyuplai bahan bangunan yang dibutuhkan. Padahal saat itu ia tidak punya uang ataupun bahan bangunan yang dibicarakan tersebut.

Tidak mau melepaskan kesempatan itu, Bintang langsung mencari daerah penambangan. Ia juga menemui rekannya yang menyewakan alat berat untuk menambang pasir dan batu. Karena hubungannya terjalin dengan baik selama ini, Bintang diperbolehkan menyewa alat berat tersebut tanpa uang muka.  

Sharing dengan Mas Bintang YEA 16

Mantan karyawan Rocku Ramen, ia rekrut kembali dan disulap menjadi karyawan untuk bisnis suplai bahan bangunan yang ia beri nama Adhitama Sinergi. Sementara pemasaran dijalankan secara B2B, Bintang rajin mengikuti tender dan bergabung dengan komunitas developer. Segala puji bagi Allah SWT, bisnisnya itu berjalan dengan baik hingga saat ini. Dalam waktu kurang dari 3 tahun, alat berat yang tadinya harus menyewa kini sudah bisa ia miliki.

Ia menyatakan bahwa jaringan dan teman bergaul itu sangat penting untuk pertumbuhan bisnis. Terbukti dari beralihnya ia pada bisnis pertambangan saat ini karena sering berkumpul dengan komunitas developer. Peluang akan datang seiring bertambahnya daya jelajah kita. Dan adalah keberanian kita yang dapat menjadikan peluang tersebut dapat kita miliki atau tidak.

Meskipun belum genap 24 tahun, Bintang memang tergolong siswa yang cakap dan dewasa dalam berpikir. Jiwa kepemimpinannya sudah terlihat sewaktu ia masih di YEA. Hal ini yang menjadi salah satu faktor mampunya ia mengelola bisnis dan karyawan dengan jumlah yang tidak sedikit.

Semoga menginspirasi..

Subscribe
Newsletter