• Call us: 085-100-313999
  • [email protected]

Profit Turun..?? Yuk Atasi dengan Order Management • yea-indonesia

Oleh: Mas Dania Setiabudi (fasilitator ECAMP)

Business Owner/pemilik bisnis wajib menentukan target untuk setahun ke depan, yang sering disebut dengan Order Management. Biasanya, di perusahaan besar, ini dilakukan oleh pemilik bisnis dan jajaran direksinya.

Apa targetnya..? Bisa profit, perluasan pasar, bahkan menaikkan level perusahaan dalam penguasaan pasar. Yang tadinya nomer 9, menjadi nomer 5.

Kenapa kok gak nomer 1..? Target haruslah reasonable (masuk akal) dan achieveable (bisa diraih). Apa ukurannya..? Kapasitas (kemampuan) saat ini, menjadi salah satu yang terpenting. Karena berkaitan dengan modal kerja dan investasi.

“Setiap peningkatan/pertumbuhan membutuhkan cost & commitment.”

Di level manajemen kedua (biasanya di Level GM dan Manajer), order management di-breakdown (di-detail-kan) menjadi Integrated Strategic Planning. Karena strategi tersebut harus ter-integrasi antar bagian atau divisi.

Sebagai contoh.. Target/order management adalah peningkatan Profit (dan Omset) sebesar 20%. Apakah hanya bagian penjualan atau marketing yang terlibat? Tentunya juga bagian operasional lainnya, bahkan sampai keuangan dan SDM. Bagian purchasing misalnya, dia harus menyiapkan supplier-suppliernya. Bagian keuangan, khususnya funding, menyiapkan strategi pendanaan, bagian SDM juga mungkin harus menyiapkan recruitment, dan lain-lain.

Integrated Strategic Planning ini biasanya sudah di-breakdown menjadi 3 bulanan, atau istilah kerennya: 90-days Goal & Action Plan.

Naaahh.. Di level berikutnya, di manajemen level yang lebih bawah, mereka bertugas membuat action plan bulanan dan kemudian meng-eksekusi-nya. Biasanya, di tahap ini sudah terpecah-pecah ke bagian/divisi masing-masing untuk menjadi daily activity. Wajib di-review paling minim 1 minggu sekali di bagian masing-masing, dan antar bagian 1-3 bulan sekali. Lebih sering lebih bagus..? Bisa jadi yaa, bisa jadi tidak. Sesuaikan dengan skala bisnis Anda.

Sebagai catatan yang paling mendasar adalah semua konsep di atas harus disesuaikan dengan skala bisnis masing-masing. Jika saat ini, bisnis Anda belum mempunyai atau membutuhkan organisasi yang besar, yaa tidak perlu harus diada-adakan.

“Biarkan bisnis Anda bertumbuh dengan bertahap, optimal, dan sempurna. Bukan sempurna tapi tidak optimal. Karena “kesempurnaan” bisnis adalah yang terus bertumbuh dengan optimal.”

Sedikit kembali ke level paling atas, yaitu level Business Owner. Idealnya tugas seorang business owner adalah memikirkan pengembangan/pertumbuhan bisnisnya, bukan pada level eksekusi, bahkan pengambilan keputusan di level operasional. Sampai kapan Anda kuat “jantungan” untuk terima telpon tentang tagihan atau program promo yang gagal atau gudang kehabisan stock? #PLETAAAAKK

Eh sudah pada tahu YEA ada gratis SPP full untuk batch 39..?? Klik di sini untuk syarat dan ketentuannya 🙂 

Subscribe
Newsletter
Open chat
1
Tanya Disini Yuk
Hai, calon pengusaha!
Selamat datang di YEA