• Call us: 085-100-313999
  • [email protected]

FB ads vs Google ads, mana yang lebih baik..?? 

Nah bagi yang bisnisnya baru terjun ke dunia online mungkin bingung milih antara pake fb ads atau google ads ya

Mari kita luruskan dulu mindsetnya, bahwa semua perangkat yang dapat membantu bisnis kita hanyalah salah satu alat saja untuk mendapatkan closing. Punya fungsinya masing-masing dan tidak bisa mengandalkan 1 perangkat saja. Ada kalanya google ads dan facebook ads saling melengkapi satu sama lain. Jadi, balik lagi kepada kebutuhan bisnisnya masing-masing ya.

Jika ingin konversi maka sebaiknya gunakan google ads..

Jika ingin menawarkan produk atau membuat awareness maka gunakan fb ads..

Betulkah..??

Pada prinsipnya keduanya bisa melakukan konversi ataupun awareness. Nah loh..?? Yuk pelajari mindset dasarnya dulu.

* GOOGLE ADS

Menurut Internet Live Stats, sekarang ada lima miliar pencarian Google per hari. Google Ads adalah tempat yang tepat untuk beriklan jika kita ingin memanfaatkan lalu lintas pencarian yang sangat besar.

Jika kita mengetik suatu kata di google, maka sejatinya kita sedang mencari sesuatu. Dan google otomatis akan memberikan kita hasil dari semua website terkait yang paling sesuai dengan yang kita inginkan. Misal kita ketik ‘tukang ledeng’, otomatis iklan yang menawarkan jasa tersebut akan bermunculan.

Jadi, jika kita pasang iklan di google ads, maka prinsipnya adalah customer yang akan menemukan kita. Dan mereka ingin segera mendapatkan hasil dari yang ia cari. Dan sudah pasti mereka yang menginginkan kita.

* FACEBOOK ADS

Sedangkan facebook sejatinya adalah mesin jejaring sosial yang mana orang tidak menginginkan suatu jasa ataupun produk di dalamnya. Mereka hanya ingin bersenang-senang mencari informasi ataupun entertainment. Oleh karena itu, jika kita pasang iklan di facebook maka kontennya harus yang berisi informasi ataupun sesuatu yang menghibur agar dapat menarik perhatian mereka sehingga mengklik iklan kita dan berakhir di landing page yang sudah kita buat.

Iklannya pun sebisa mungkin bersifat soft selling (terutama bagi yang menyasar target pasar yang cold) agar mereka mencari tahu tentang kita. Jatuhnya seperti menawarkan sesuatu yang belum tentu mereka inginkan, tapi juga belum tentu mereka menolak tawaran kita.

Tergantung dari konten iklannya dan apakah produk tersebut betul-betul diinginkan atau tidak. Tapi menariknya, di fb ads kita dapat menargetkan pasar dengan kriteria yang betul-betul kita inginkan. Ditambah kita dapat mengedit penempatan untuk iklan kita, apakah di facebook itu sendiri, instagram, ataupun di marketplace.

Jadi, kata kunci dari fb ads adalah ‘kita yang menawarkan produk’. Bisa ditolak, bisa diterima.

Nah sekarang bagaimana jika dikombinasikan..??

Tentu akan sangat powerfull. Karena jika diibaratkan google ads adalah lapak jualannya, sedangkan facebook ads sebagai jemput bolanya. Lengkap sudah.

Kalau budget terbatas, bagaimana??

Tinggal pilih saja sesuai kebutuhan ya, mau menunggu mereka yang mencari kita atau mau jemput bola dulu juga boleh.

Jangan lupa juga untuk bergabung dengan komunitas advertiser online agar mendapat bimbingan dan arahan saat beriklan agar tidak boncos nantinya. Karena mereka lebih berpengalaman.

Ok, selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya 🙂

———————

Atau mau langsung belajar sama ekspertisnya?? 

Gabung aja di YEA 38 (mulai kelas Januari 2020). Daftar di bit.ly/daftarYEA38

Subscribe
Newsletter