• Call us: 085-100-313999
  • info@yea-indonesia.com

Dianggap Sepele, Kini ‘Marmelo ice cream” Menjadi Awal Penghasilan tetap Seorang Pria 22 Tahun

marmelo-di-pagi-pagi

“Makanan kaya gitu, apa enaknya..??”

Tanggapan yang dulu cenderung negative terhadap produk buatannya, kini berbuah manis. Yazmi Panji Nugroho, alumni YEA 25 kelahiran Semarang, berhasil membuat ‘Marmelo ice cream’ diterima oleh target pasarnya.  

Pria yang dilahirkan pada tanggal 22 Desember 1993 ini memutuskan untuk meninggalkan bangku kuliah, karena ingin menjadi seorang pengusaha.

marmelo

 

 

Berawal dari film ‘The Billionaire’ yang ia tonton bersama teman dan guru SMA, Panji merasa termotivasi untuk menjadi pengusaha muda. Ditunjang dengan sifatnya yang tidak suka diam terlalu lama di kelas, membuat ia semakin yakin untuk membuka bisnis, karena tidak ingin menjadi karyawan.

“Selain film ‘The Billionaire’, buku ‘The Power of Kepepet’ juga yang lebih banyak memberikan saya pemikiran positif tentang berbisnis.” tegasnya.

marmelo3

 

Panji menuturkan bahwa buku tersebut yang telah mengenalkannya pada YEA (Young Entrepreneur Academy), sehingga ia memilih belajar dalam YEA batch 25. Praktek bisnis yang didapat, Panji terapkan untuk bisnis yang ia coba bangun saat ini.

Mengetahui passion-nya ada di bisnis kuliner, ia pun segera membuat aneka percobaan makanan mulai dari jamu coklat, es krim, hingga marshmallow yang dibantu oleh temannya.

marmelo2

“Begitu lulus dari YEA, saya tidak pikir panjang lagi. Bagaimana caranya harus segera action, mumpung momentum masih ada.” tambahnya.

Banyak makanan yang gagal, namun tidak membuat Panji putus asa. Ia terus mencoba hingga produk ‘Marmelo ice cream’ layak untuk dipasarkan. Es krim dilapisi marshmallow yang dibakar saat penyajiannya, menjadi differensiasi produk ini.

6

Mengikuti banyak pameran makanan, merupakan salah satu cara pemasaran yang Panji lakukan selain pemasaran online. Info lengkap tentang Marmelo dapat kita lihat melalui instagram dengan akun marmeloicecream. Stand Marmelo juga dapat kita kunjungi di Etalage Jabar, 19-29 September 2016 TSM Bandung.

 

 

Berbagai tawaran kerjasama mulai berdatangan, namun Panji menegaskan bahwa dirinya harus mawas diri dan perlu banyak belajar, mengingat Marmelo yang masih seumur jagung. Banyak yang perlu dibenahi dalam hal kualitas, inovasi, dan pemasaran, agar Marmelo dapat berkembang.

marmelo5

 

————————————————————————————-

Photo ini diambil pada saat Panji diundang dalam acara ‘Pagi-Pagi’ Net TV sebagai narasumber pengusaha muda, yang tayang tanggal 4 Oktober 2016.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Subscribe
Newsletter